1. Menurunkan tingkat kolesterol darah.
Buah alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal. Lemak jenis
ini baik untuk tubuh karena dapat meningkatkan HDL (High Density Lipoprotein).
Kandungan dalam buah selain lemak tak jenuh yaitu betasitosterol, fungsi dari
betasitosterol ini dapat mengurangi jumlah kolesterol dalam tubuh yg berasal
dari asupan makanan. Perpaduan antara lemak tak jenuh tunggal dan
betasitosterol menjadikan buah alpukat
sebagai salah satu buah yang cukup baik untuk menurunkan koleterol dalam darah.
2. Mengontrol tekanan darah agar tetap stabil.
Kandungan potassium dalam buah alpukat berperan dalam
membantu tubuh dalam mengontrol dan menstabilkan tekanan darah, dengan
stabilnya tekanan darah, maka tubuh akan terhindar dari serangan penyakit
seperti darah tinggi sebagai penyebab utama penyakit stroke. Potassium juga
dapat membantu mencegah penyumbatan sirkulasi darah dalam tubuh.
3. Membantu mengontrol gula darah.
Lemak tak jenuh dalam buah alpukat, selain berperan dalam
menurunkan kolesterol darah, juga dapat berperan dalam mengembalikan resistensi
insulin. Insulin berperan dalam mengontrol kadar gula darah. Kandungan lainnya
yaitu serat dapat berperan dalam mempertahankan tingkat gula darah.
4. Melindungi tubuh dari serangan kanker.
Hasil studi menunjukkan . Ekstrak dari buah alpukat yang
mengandung folat, vitamin C, E, serta anti-oksidan bisa menghentikan serta membunuh
sel-sel pra-kanker pemicu penyakit kanker mulut. Diyakini juga, bahwa ekstak
ini bukan hanya dapat mencegah kanker mulut ,tapi bisa juga memiliki reaksi
yang sama terhadap kanker jenis lainnya.
5. Menjaga kesehatan jantung
Selain sebagai salah satu unsur dalam perlindungan tubuh
terhadap kanker, Kandungan folat dalam buah alpukat juga berguna dalam menjaga
kesehatan jantung anda.
6. Mejaga kesehatan mata.
Vitamin A Berperan
dalam melindungi mata dari serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan
sejumlah penyakit seperti katarak dan macula. Vitamin ini terdapat dalam buah
alpukat dengan jumlah yang banyak.
No comments:
Post a Comment